Cara Menutup Presentasi

Cara Menutup Presentasi yang Berkesan

Cara Menutup Presentasi  – Secara Umum Presentasi di bagi menjadi 3 Bagian Pembukaan, Isi dan pentupan setiap bagian memerlukan perhatian dan persiapan tersendiri kita akan bahas bagaimana Menutup Presentasi yang Power Full.

Sudah presentasi panjang lebar, sayang rasanya jika diakhiri dengan penutup alakadarnya seperti kata-kata

“Demikian presentasi ini saya sampaikan. Semoga bermanfaat dan terima kasih atas perhatian juga waktu Anda. Ada pertanyaan?”

Menutup presentasi dengan kesan kuat sama pentingnya dengan membuka presentasi. Apa yang kamu katakan di penghujung sesi akan menjadi yang paling diingat oleh audiens.

Pembukaan yang baik adalah bagaimana agar audiens memperhatikan dan pentupan yang hebat membuat audiens ingat dan bertindak,

Jadi, seperti apa penutup presentasi yang berkesan? Yuk, intip contoh

Penutup Presentasi yang Berkesan

  1. Meringkas

Meringkas isi presentasi mungkin salah satu ide penutup yang paling mudah sekaligus sarana mengingat apa yang telah di sampaikan.

Cara ini terutama efektif jika sesi presentasinya cukup panjang atau topiknya sulit sehingga audiens mungkin sempat hilang fokus.

Orang-orang juga umumnya cenderung lebih mengingat apa yang mereka dengar di akhir presentasi daripada di awal atau di tengah.

Kamu tentu ingin audiens pulang dengan mengingat pesan utamanya, kan?

Jadi, gunakanlah waktu penutup ini dengan meringkas poin-poin utama dari presentasimu.

Di penutup, bawa audiens kembali ke apa yang kamu bicarakan selama presentasi tapi jangan hanya sekadar menyebutkan ulang.

Tunjukkan juga bagaimana poin-poin tersebut saling berkaitan dan bagaimana mereka mendukung argumen utama kamu.

  1. Call-to-action

Tujuan dari kebanyakan presentasi  yang persuasive adalah untuk mengajak orang-orang mengambil tindakan.

Maka memanfaatkan menit – menit terakhir presentasi untuk mengajak Bertindak, siapkan pentupan call to action.

Beberapa contoh kata-kata call-to-actions yang bisa kamu jadikan inspirasi penutup presentasi adalah:

“Ayo, semuanya buka handphone masing-masing dan download [Nama apps] sekarang juga!” Akan lebih baik jika kamu ikut mencontohkan cara men-download-nya.

Ajakan kamu harus jelas dan spesifik. Audiens tidak boleh dibiarkan pergi ke luar ruangan justru meragukan, apalagi menolak, apa yang kamu minta.

Kamu juga bisa membaliknya dengan motivasi positif. Cara ini akan memberikan gambaran “happy ending” yang bisa mereka dapat ketika mereka melakukan apa yang kamu sarankan.

Persiapankan dan pikirkan agar lebih menarik saat mengajak audiens untuk bertindak.

  1. Bercerita

Mengakhiri presentasi dengan sebuah cerita adalah metode penutup terbaik.

Apalagi jika kamu menggunakan cerita pribadi, anekdot, atau bahkan cerita fiksional yang dapat membangkitkan emosi dan memengaruhi kehidupan orang lain.

Menciptakan empati dengan audiens dan mengaitkan cerita kembali ke poin yang kamu buat sepanjang presentasi memastikan pesannya akan tepat sasaran.

  1. Rule of three

Rule of three adalah metode penutup presentasi yang sederhana tapi efektif untuk menyampaikan pesan.

maksud dari metode ini adalah untuk membantu audiens memahami ide, konsep, atau rekomendasi cukup dengan tiga poin penjelasan singkat.

Rule of Three juga bisa kamu manfaatkan membantu penonton mengingat 3 poin paling penting dari keseluruhan isi presentasi kamu untuk dibawa pulang.

Nah mana yang akan di gunakan untuk menutup Presentasi kamu ?

Jika sudah kamu praktikkan, jangan lupa untuk berbagi pengalaman presentasimu dengan salah satu Cara Menutup Presentasi di atas

Jika komunitas atau perusahaan membutuhkan pelatihan presentasi atau public Speaking bisa hubungi tim admin kami,.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Butuh bantuan?